Ads 468x60px

31 Desember, 2012

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Pre Menstrual Syndrom (PMS) Pada Wanita Usia 25-35 Tahun

Masalah Pre Menstrual Syndrom (PMS) yang dialami oleh wanita menjelang menstruasi bisa membuat penderitanya merasa sangat sengsara. Di Indonesia kurang lebih 85% gejala Pre Menstrual Syndrom (PMS) dialami oleh  wanita usia produktif. Gejala yang dialami bisa berupa gangguan fisik berupa nyeri perut, nyeri payudara, pusing, sakit punggung. Sedangkan gangguan mental berupa mudah tersinggung dan sensitif. Di Kabupaten Lampung Tengah  tepatnya di Kampung Tangul Angin di temukan 24 orang mengalami Pre Menstrual Syndrome (PMS). Menghadapi gejala tersebut mereka merasa resah, was-was dan terganggu, mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan. Hal ini mendorong peneliti untuk mengetahui deskriptif faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Pre Menstrual Syndrom (PMS) pada wanita usia 25-35 tahun.
Tujuan penelitian adalah diperolehnya gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Pre Menstrual Syndrome (PMS) pada wanita usia 25-35 tahun di Kampung Tanggul Angin Wilayah Puskesmas Punggur. Jenis penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia 25-35 tahun yang berjumlah 24 orang. Sebagai sampel adalah total populasi atau wanita usia 25-35 tahun yang mengalami Pre Menstrual Syndrome (PMS). Objeknya adalah faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Pre Menstrual Syndrome (PMS) dan subjeknya adalah wanita usia 25-35 tahun. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yaitu kuisioner. Data diolah dan dianalisis dengan univariat berupa tabel distribusi frekuensi.
Hasil penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Pre Menstrual Syndrome pada wanita usia 25-35 tahun di dapat faktor paritas ditemukan 12,5% responden belum mempunyai anak, 58,3% responden dengan primigrafida, 29,2% responden dengan multigrafida. Dari faktor usia ditemukan 41,6% responden dengan usia 25-30 tahun, 58,4% responden dengan paritas 31-35 tahun sedangkan faktor diet ditemukan 100% responden mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula dan garam, makanan berlemak, minuman yang mengandung kopi, teh dan coklat, serta minuman bersoda.
Kesimpulan dari faktor faritas, Pre Menstrual Syndrom banyak dialami oleh wanita dengan primigrafida, dari faktor usia banyak dialami oleh wanita dengan usia 31-35 tahun dan dari faktor diit Pre Menstrual Syndrom banyak dialami oleh wanita dengan pola nutrisi yang dikonsumsi meliputi tinggi gula, tinggi garam, kopi, teh, coklat, minuman bersoda, tinggi lemak.

Kata Kunci : Pre Menstrual Syndrom, Wanita 

Anda tertarik Untuk melakukan penelitian yang sama dengan penelitian di atas
ANDA DAPAT MEMILIKI KESELURUHAN ISI KTI : PESAN SEKARANG JUGA


Fans Page