Ads 468x60px

02 Maret, 2011

Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dan Tingkat Ekonomi Keluarga dengan Pertumbuhan Fisik Balita


Pertumbuhan fisik balita berkaitan erat dengan gizi yang dikonsumsinya belum atau kurang dari kebutuhan. Dampaknya gizi buruk, yang terparah pada balita marasmus. Angka kekurangan gizi balita di Indonesia mencapai 25,8% menargetkan pengurangannya menjadi 20% akhir tahun 2009. Di Lampung Tengah tahun 2009 status gizi buruk sebesar 7.34%. Di Desa Untoro Kecamatan Trimurjo tahun 2009 tercatat 18 balita (8,21%) mengalami pertumbuhan fisik kurang atau gizi kurang, satu 1 balita dengan gizi buruk (0,44%). Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan balita antara lain  pendidikan dan ekonomi, maka rumusan masalah penelitian apa ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan tingkat ekonomi keluarga dengan pertumbuhan fisik balita.
Tujuan secara umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan tingkat ekonomi keluarga dengan pertumbuhan fisik balita di desa Untoro Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah tahun 2010.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik dengan desain cross sectional,,  populasi penelitian adalah ibu-ibu yang memiliki balita yang berjumlah 219 ibu. Pengambilan sampel menggunakan rumus Notoatmojo dengan tingkat kepercayaan 95%, diperoleh sampel 141 orang. Teknik pengampilan sampel menggunakan simple  random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket melalui cheklist dan observasi berat badan. Selanjut data dianalisa dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji corelasi chi square.
Hasil yang diperoleh bahwa sebagian besar proporsi tingkat pendidikan ibu dengan tingkat pendidikan dasar ada 52,48%, proporsi tingkat ekonomi rendah ada 53,90%, proporsi pertumbuhan fisik balita tidak normal ada 31,21%, tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pertumbuhan fisik balita (p value: 0,136), dan ada hubungan antara tingkat ekonomi dengan pertumbuhan fisik balita (p value: 0,001)
Kesimpulan tidak ada hubungan antara pendidikan dengan pertumbuhan fisik balita dan ada hubungan antara ekonomi dengan pertumbuhan fisik balita. Saran bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan upaya promotif seperti mengadakan lomba balita sehat, lomba cerdas cermat untuk ibu balita, dan upaya preventif dengan deteksi dini serta kuratif bagi balita gizi buruk.


Kata Kunci :Pendidikan, Ekonomi, Pertumbuhan, Balita 
Daftar Bacaan :27 (1998-2010)

Anda tertarikUntuk melakukan penelitian yang sama dengan penelitian di atas
ANDA DAPAT MEMILIKI KESELURUHAN ISI KTI : PESAN SEKARANG JUGA





Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ada pertanyaan ataupun komentar ....!

Fans Page